Cara Mewujudkan Keluarga Harmonis dengan Mudah

Mewujudkan Keluarga Harmonis

Mewujudkan Keluarga Harmonis – Keluarga adalah tempat berkumpulnya sekumpulan individu yang terdiri atas ayah, ibu dan anak-anaknya. Keluarga juga merupakan tempat berlindung dari setiap individu dan di sana mereka dapat menumpahkan segala cinta dan kasih sayang. Sehingga dapat tercipta suasana hidup yang damai dan bahagia. Setiap orang tentunya selalu berharap agar kehidupannya menjadi damai, sejahtera, sehat dan diberi kelimpahan rezeki dari Sang Pencipta. Itulah yang dinamakan dengan keluarga harmonis. Namun Mewujudkan Keluarga Harmonis, diperlukan komitment, saling pengertian, saling menyayangi, menghargai dan memiliki frekuensi energi yang seimbang antara anggota keluarga.

Setiap ibu di dunia ini pasti rela untuk melahirkan, merawat dan membesarkan anaknya, tanpa pemikiran minta balas jasa saat anaknya beranjak dewasa nanti. Seorang ayah pun rela dengan segala daya dan upaya memeras keringatnya demi memenuhi segala kebutuhan anak-anaknya, tanpa berharap mendapat balasan di suatu hari nanti. Jika keluarga dipenuhi dengan rasa cinta dan kasih sayang yang tulus, pastinya mereka dapat membangun sebuah keluarga sejati dan mewujudkan keluarga harmonis.

Baca juga: Cara Mengatasi Masalah Keluarga Dengan Bioenergi

Namun kisah ini mungkin akan menyadarkan kepada kita bahwa setiap manusia tidak pernah terhindar dari permasalahan hidup. Mulai dari masalah penyakit, rezeki, karir, jabatan masalah keluarga, rumah tangga, anak, masalah spiritual termasuk masalah hutang dan masalah hidup lainnya. Apabila sebuah keluarga sudah diliputi banyak masalah terlebih antar pasangan juga ada masalah maka mewujudkan keluarga harmonisan akan lebih sulit. yang terpenting Anda yakin bahwa setiap masalah pasti ada solusinya.

Pengalaman Ibu Warni dalam Mewujudkan Keluarga Harmonis.

Ibu Warni adalah seorang wanita mandiri, ia selalu berusaha mewujudkan apa pun asalkan membuat keluarganya bahagia. Ia bekerja sebagai penjahit baju dengan memiliki dua karyawan. Sedangkan suaminya juga berwiraswasta dengan membuka sebuah optik kecil yang letaknya tidak jauh dari rumahnya. Dalam kehidupan sehari-hari, keduanya saling menyayangi dan menghargai satu sama lain. Mereka memiliki dua orang anak laki-laki. Anak pertama sudah duduk di bangku SMU kelas 2 dan adiknya SD kelas 5. Keributan kecil sering terjadi diantara mereka, entah karena kesalahpahaman atau pun berebut suatu hal yang sepele. Namun karena memiliki seorang ibu yang baik, pengertian dan selalu mencurahkan kasih sayang sehingga apa pun yang mereka inginkan selalu terpenuhi.

Baca juga: Masa Depan Bahagia Dengan Memanfaatkan Bioenergi

Mungkin karena terbiasa dimanja, anaknya yang sulung selalu saja memaksa orang tuanya untuk memenuhi segala apa yang ia inginkan. Menurut penuturan ibu Warni, anak sulungnya terkadang tidak memiliki rasa iba kepada orang tuanya bila menginginkan sesuatu. Saat itu anaknya meminta sebuah sepeda motor baru karena terpengaruh oleh teman-teman sekolahnya yang juga memiliki sepeda motor baru. Namun pada saat itu, ibu Warni tidak dapat mengabulkannya lantaran akhir-akhir ini usahanya sepi. Namun anak sulungnya tetap saja ngotot tanpa mau menerima alasan ibunya. Penghasilan ayahnya pun tidak cukup untuk membeli sebuah sepeda motor. Mereka tidak berani untuk kredit karena cicilan motor yang sebelumnya saja belum selesai. Sehingga keinginan putra sulungnya tersebut benar-benar ditolak oleh ibu Warni.

Cobaan Silih Berganti Menguji Ibu Warni Mewujudkan Keluarga Harmonis

Akhirnya, anak sulung tersebut pergi dari rumah sebagai ungkapan kesal kepada orang tuanya. Dia tidak pernah berangkat ke sekolah, hingga pihak sekolah mendatangi rumahnya untuk menanyakan keadaan putra sulungnya. Sebagai seorang ibu, bu Warni sangat khawatir karena di usia yang masih muda itu, putranya masih berpikiran labil dan dapat berbuat apa saja tanpa memikirkan akibatnya. Begitu pula dengan perasaan geram sang suami yang lebih memiliki sifat keras dan kejam jika ada sesuatu yang mengusiknya, sekali pun oleh anggota keluarganya sendiri. Suaminya bahkan mengancam apabila anak sulungnya kembali ke rumah, ia akan menyakiti bahkan membunuhnya. Karena dianggapnya telah mencoreng nama baik keluarga yang telah ia bina bertahun-tahun lamanya.

Dengan ide yang ada di benaknya sendiri, akhirnya bu Warni berniat untuk menumpahkan segala masalahnya ini ke Bioenergi agar mendapat jalan yang terbaik atas permasalahan berat yang menimpanya ini. Dia memang belum pernah merasakan manfaat Bioenergi, karena hal itu hanya ia ketahui dari pelanggannya yang kebetulan pernah mengalami masalah yang sama. Akhirnya suatu ketika bu Warni mendatangi Bioenergi dan pada saat itu dia langsung berbicara kepada saya akan kegundahannya. Ia tidak bisa lagi berpikir jernih, yang ada di benaknya hanyalah ingin menyelesaikan masalah keluarga ini dengan cara baik-baik tanpa ada kekerasan. Ketakutannya saat itu hanyalah ancaman dari suaminya yang ingin menyakiti putra sulungnya saat kembali ke rumah.

Ibu Warni Mendapat Pencerhan dari Bioenergi

Sedikit demi sedikit Bapak Syaiful menyadarkan ibu Warni dengan beberapa nasihat agar dia memadamkan ketakutannya sehingga dapat bertindak dengan hati dan pikiran yang jernih. Bapak Syaiful mencoba memberikan suatu pencerahan batin melalui Bioenergi. Bioenergi dapat dimanfaatkan untuk mengubah kehidupan kita. Bahkan kita bisa menjadi seperti apa yang kita inginkan. Kita adalah makhluk Tuhan yang berakal sehingga bukan hal yang sulit untuk menghadirkan kecerdasannya dalam kehidupan kita. 

Intinya, kita harus tetap berpegang teguh terhadap prinsip diri sendiri apabila memang bernilai positif. Jadi, hal utama yang harus kita lakukan saat menghadapi masalah adalah mulai berpikir positif dan jauhkanlah segala pikiran negatif dari dalam diri kita. Hilangkan segala rasa takut, marah, kecewa, sedih, tak berdaya atau pun lemah dalam berpikir. Mulai sekarang ciptakan suasana nyaman, aman, ceria, bahagia, harmonis dan berbagai hal menyenangkan lainnya yang dapat memotivasi kita menuju kebahagiaan sejati.

Baca juga: Manfaat Bioenergi Adjustment Untuk Seluruh Keluarga Anda

Yakinlah bahwa Tuhan akan memberikan segala kebaikan dalam hidup kita. Entah itu harta, kesehatan maupun cinta dalam keluarga. Pada saat itu bu Warni terlihat lemah dan bahkan meneteskan air matanya, tanda bahwa masalah tersebut menjadi beban berat dalam hidupnya. Namun lambat laun ia mulai menyadari bahwa penuturan Bapak Syaiful memang benar. Bu Warni berjanji akan lebih memahami dan memanfaatkan kecerdasan Bioenergi agar ia mendapatkan pencerahan batin dan pikiran dalam hidupnya.

Dengan Kecerdasan Bioenergi Ibu Warni Bisa Mewujudkan Keluarga Harmonis

”Dengan Kuasa dan Kehendakmu Ya Tuhan, melalui Kecerdasan Bioenergi ini, saya menginginkan agar keluarga ini kembali utuh sepeti sedia kala. Semoga segala permasalahan hidup dan kesulitan ini dapat segera berakhir melalui kasih-Mu yang Agung. Melalui Daya Kecerdasan Bioenergi ini pula, saya menghendaki agar keluarga ini diberi pencerahan dan jalinan kasih sayang yang semakin kuat. Agar kami dapat mencapai kebahagiaan hidup yang dipenuhi dengan kelimpahan, kesehatan dan cinta.”

Doa itulah yang terus diucapkan setiap saat oleh bu Warni setelah dari Bioenergi. Semenjak itu, hari demi hari ia lalui dengan perasaan lebih tenang dan pikiran yang lebih jernih. Bu Warni semakin menyadari kebesaran Tuhan melalui kecerdasan Bioenergi yang kini telah ia manfaatkan dalam kehidupannya. Sungguh luar biasa beberapa hari setelah itu, anak sulungnya kembali dengan wajah menyesal dan berkali-kali meminta maaf kepada orang tuanya agar diberi pengampunan. Suaminya juga dapat meredam emosi kala itu dengan memeluk erat putranya.Ini sangat bertolak belakang dengan ancaman sebelumnya, disaat bu Warni belum menghadirkan Bioenergi di kehidupannya.

Hal yang lebih membahagiakan adalah usaha jahitnya semakin laris, begitu pula usaha optik milik suaminya. Putra sulungnya juga semakin rendah hati, bisa menjaga sikap bahkan semakin patuh terhadap perintah kedua orang tuanya. Hidup mereka semakin berkelimpahan dan dipenuhi dengan kasih sayang. Setelah enam bulan, bu Warni dan suaminya mengabulkan permintaan putra sulungnya yaitu membelikan sebuah motor baru tanpa kredit. Mereka mendapatkan anugerah yang luar biasa, bahkan keluarga lebih harmonis. Berita membahagiakan ini saya dengar dari kesaksian bu Warni sendiri saat menghadiri temu alumni Bioenergi di Yogyakarta satu tahun setelahnya. Ternyata Bioenergi bukan hanya membawa berkah dalam kehidupan. Namun bisa Mewujudkan Keluarga Harmonis, mendorong individu untuk lebih menebarkan banyak cinta dan kasih sayang terhadap sesama. 

Pengalaman Ibu Warni Hidayah dari Semarang (43 tahun)

Baca juga: 8 Manfaat Bioenergi Agar Lebih Tenang Dan Dekat Dengan Tuhan

***

Jika Anda ingin mengetahui Cara Mewujudkan Keluarga Harmonis dengan Mudah, silahkan hubungi kami melalui :

  • Telepon ke 081 827 8880 (Bpk. Agus), 0853 2727 1999 (Ibu Eny)  atau (0274) 412446 (Office).
  •  Invite PIN BB 2BC328D8/2321942A, WA 081 827 8880. 
  •  Follow Twitter @syaifulmaghsri, FB Syaiful Maghsri.
  • ALAMAT : Gedung Biocentrum, Jalan veteran no. 153 Yogyakarta 55151.

 

BAGIKAN:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact Us On WhatsApp