Sukses Mendidik Siswa dengan Bioenergi

Sukses Mendidik Siswa

Sukses Mendidik Siswa – Pekerjaan apa pun yang kita lakukan tentunya memiliki risiko yang setara dengan hasil kerja yang nantinya akan kita raih. Apa pun risikonya, kita harus berani melangkah maju karena segala sesuatu yang kita lakukan dengan teguh hati dan semangat yang kuat pasti akan membuahkan hasil yang memuaskan bagi diri kita sendiri. Gempuran keras kehidupan yang sering kita hadapi akan memperkokoh fondasi bangunan jiwa kita. Sehingga apa pun yang terjadi dapat kita lewati dengan hati yang tegar dan semangat juang yang tiada henti. Dalam Mendidik siswa pun ada tantangan dan dan resiko. Agar Sukses Mendidik Siswa selain harus paham ilmunya, punya strategi dan pendekatan yang tepat serta kekuatan energi kuat yang berpengaruh.

Mendidk Siswa harus punya bekal ilmu dan cara menyampaikan ilmu pun harus tepat. Aturan Kurukulum dan standar pendidikan yang ada, bahkan teori yang diajarkan dalam pendidikan keguruan belum mencukupi. Pengetahuan tentang siswa, pemahaman kondisi psikologis, keadaan ekonomi, dan pola pikir juga berpengaruh dalam menyampaikan materi kepada siswa. Tingkat pemahaman dan penyerapan anak didik juga mempengaruhi penilaian seseorang Sukses Mendidik Siswa sesuai harapan.

Baca juga: Cara Meningkatkan Kualitas Diri Dan Meraih Kesuksesan

Setiap pekerjaan yang kita lakukan selalu memiliki nilai tersendiri. Saat resiko harus diambil, pikirkanlah kebaikan siswa dan masa depan anak didik. Kita akan mengetahui jumlah nilai pekerjaan apabila kita bekerja dengan hati yang ikhlas dan sungguh-sungguh. Bahkan hal ini akan jelas terlihat ketika orang lain memuji kita atas hasil yang diraih. Tolok ukur pendidik Sukses Mendidik Siswa adalah dengan perubahan pengetahuan, perbaikan ahlak dan peningkatan pola pikir dan kemampuan mengaplikasikan ilmu.

Pengalaman dan Cara Sukses Mendidik Siswa dengan Bioenergi

Kisah berikut ini akan kita saksikan sebagai penyemangat diri yang memperlihatkan bahwa perjuangan hidup akan menciptakan buah manis di kehidupan yang akan datang. Bu Indri adalah seorang guru Fisika yang pada saat itu dipindahtugaskan di salah satu SMU yang ada di Yogyakarta. Sebelumnya, ia mengajar di SMU yang ada di daerah Bantul. Namun apa pun risikonya sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil, mau tidak mau dia harus mematuhi segala keputusan kerja yang dilimpahkan kepadanya. Suka duka telah ia rasakan sebagai seorang guru, bahkan tidak jarang ia mengalami problematika dengan anak didiknya.

Baca juga: Cara Mengatasi Masalah Dan Sukses Dengan Bioenergi

Masalah yang Menjadi Sebab pencarian Solusi Sukses Mendidik Siswa

Ibu Indri selalu menemui masalah di saat jam belajar berlangsung di sekolah. Tindakan bandel, tidak memperhatikan penjelasan, dan teriakan suara-suara gaduh membuatnya menjadi tidak tenang. Ia merasa tidak pernah dihargai oleh anak didiknya. Hal itu tidak jarang menimbulkan teguran dari sesama guru di sekolah tersebut. Terkadang bu Indri merasa sakit hati dan kecewa apabila perhatian ke anak didiknya sama sekali tidak diindahkan oleh mereka. Bahkan pada saat ia mengadukan keluhan ini kepada bapak kepala sekolah, bukan simpati atau jalan keluar yang ia dapat namun tanggapan sadislah yang ia terima. Pada saat itu, bu Indri justru dianggap sebagai guru yang loyo, tidak bisa tegas dan tidak bisa bertanggung jawab atas pekerjaannya.

Di satu sisi, bu Indri merasa tidak bersalah karena semaksimal mungkin ia telah berusaha menciptakan suasana mengajar yang nyaman. Di sisi lain, hal ini sama sekali tidak pernah didukung oleh hampir semua anak didiknya di kelas tersebut. Bahkan karena berita keburukannya tersebut telah tersebar di lingkungan sekolahnya, beberapa guru yang lain menjadi tidak simpati lagi terhadapnya. Mereka menganggap bahwa bu Indri tidak pernah menggunakan cara mengajar yang benar. Bahkan mereka menuduh bu Indri selalu korupsi waktu saat mengajar karena keluar lebih dahulu sebelum jam belajar selesai. Semakin lama ia merasa semakin tertekan dengan keadaan dirinya tersebut.

Seandainya dipecat, ia rela dan akan ikhlas menerimanya karena semua ini ia anggap sebagai beban hidup yang tidak berkesudahan hingga mengganggu kehidupannya.Akhirnya atas bujukan suaminya, bu Indri datang ke Bioenergi untuk mencari solusi atas permasalahannya tersebut.

Baca juga: Belajar Ilmu Bioenergi Untuk Sehat, Sukses, Kaya Dan Sejahtera

 Saran mencari solusi ke Bioenergi

Ketika bertemu dengan saya, ia menceritakan segala permasalahan hidupnya dengan nada bicara yang sepertinya tidak ada semangat lagi. Ia merasa frustasi, sakit hati hingga merasa tidak dihargai. Sebagai guru, ia sudah sangat bersabar dan bahkan selalu mengikuti arus keinginan anak didiknya. Namun hasilnya tetap saja tidak menguntungkan. Ia bingung dengan cara apa lagi ia akan bertahan sementara usaha kerasnya tidak pernah dihargai. Di saat puncak kemarahannya, tidak jarang ia meluapkan kata kasar dan bertindak keras terhadap anak didiknya.

Ketika bu Indri bertindak tegas, anak didiknya akan semakin bandel, bahkan sama sekali tidak menganggap dirinya sebagai guru. Namun ketika bu Indri terlalu bersabar dan lemah lembut, banyak guru yang menganggapnya tidak tegas dalam mendidik murid-muridnya. Hal inilah yang memicu problematika hatinya saat itu.  Sejenak saya memandang wajah bu Indri lalu memberikan pemahaman hidup yang mungkin dapat memberi pencerahan bagi dirinya. Saya memulainya dengan pemahaman akan Bioenergi yang diciptakan Tuhan bagi kebaikan umat manusia.

Bioenergi adalah suatu daya kreatif yang ada di dalam diri kita, yang memberikan pengarahan untuk mencapai segala hal yang kita inginkan. Pertama, kita harus memiliki keyakinan bahwa Bioenergi itu ada dan selalu bersemayam di dalam diri kita. Kedua, kita harus menciptakan segala pemikiran yang konstruktif (membangun) atas segala hal yang terpikir sehingga akhirnya dapat mengarahkan tindakan yang positif pula. Ketiga, hapuskan segala pemikiran diri kita dari berbagai hal yang destruktif (merusak). Karena hal itu hanya akan menghalangi langkah kita disaat mencapai sesuatu yang kita harapkan. Dan keempat, jangan lupa kita panjatkan doa yang disertai dengan kepasrahan diri agar kecerdasan Bioenergi ini dapat menyelesaikan masalah apa pun yang kita hadapi.

Menemukan Solusi Sukses Mendidik Siswa dengan Baik

Saya mencoba membantu dengan memberikan sedikit arahan doa yang nantinya dapat dia panjatkan, kapan pun dan dimana pun dia membutuhkannya. ”Ya Tuhan, melalui Kecerdasan Bioenergi ini, saya ingin mewujudkan segala harapan yang telah lama saya perjuangkan untuk kebaikan sesama. Dengan mengajar, semoga saya bisa menyalurkan segala ilmu dunia dengan cara yang membahagiakan. Dan ditaburi dengan cinta kasih sehingga siapa pun yang mendengarnya, akan dapat mengambil hikmahnya dan mengaplikasikan kebaikannya dalam kehidupan ini. Semoga segala hambatan hilang, serta dalam karir dan kehidupan ini pun saya dapat mengenyam kesuksesan. Juga kelimpahan serta kebahagiaan dalam hidup.”

Setelah pulang dari Bioenergi, ia mulai merenungi segala hal yang terjadi dalam kehidupannya di masa lalu. Ia selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik. Namun hal itu tidak pernah membuahkan hasil yang maksimal lantaran kesadarannya untuk memanfaatkan Bioenergi belum maksimal pula. Ia memang bekerja sesuai aturan, namun hati dan pikirannya ternyata tidak seikhlas pancaran senyum di wajahnya. Karena menanggung banyak masalah, ia sering berpikir negatif. Entah menegur murid dengan keras, kurang bersabar, terlalu cepat emosi atau pun jarang bersosialisasi dengan guru yang lainnya. Secara perlahan, bu Indri mulai menyadari hal tersebut. Ia berusaha merubah sikap dan tindakannya sesuai dengan prinsip kecerdasan Bioenergi.

Ternyata semua itu telah membawa hasil yang tidak mengecewakan. Dua minggu setelah ia memanfaatkan kecerdasan Bioenergi, bu Indri merasakan perubahan yang luar biasa. Ia merasakan kehidupan yang lebih ringan, terbebas dari pemikiran yang negatif dan merasakan kehidupan yang baru.

Menemukan Kehidupan baru dan Sukses Mendidik Siswa dengan Manfaat Bioenergi

Hari demi hari ia rasakan sebagai guru yang paling dihormati dan dihargai oleh anak didiknya. Bahkan, setiap ia mengajar, anak didiknya selalu bersikap tenang. Tidak bandel serta mendengarkan dengan sungguh-sungguh segala ilmu yang ia berikan. Nilai hasil belajar mereka pun tidak mengecewakan. Selain itu, hubungan sosialnya dengan para guru yang lain juga terjalin lebih baik.

Ibu Indri sangat bersyukur atas limpahan Bioenergi yang dianugerahkan oleh Tuhan dalam hidupnya. Sejak saat itu, ia merasakan kembali berkah sebagai seorang guru sejati yang bekerja dengan segenap hati. Ia mengajar dengan bahasa cinta terhadap anak didiknya melalui proses kecerdasan Bioenergi. Akhirnya dua bulan setelah itu, ia dipercaya untuk menjabat sebagai wali di salah satu kelas yang ada di sekolah itu. Hal tersebut ia ceritakan langsung kepada saya saat ia berkunjung kembali ke Bioenergi enam bulan setelahnya. Kini ia merasa lebih dihargai dan kecerdasan Bioenergi ini merupakan berkah terindah yang ia terima selama hidupnya.  Dengan Memanfaatkan Bioenergi Ibu indri Sukses Mendidik Siswa dan sukses dalam Profesinya

Pengalaman Ibu Indri Rachmawati dari Cirebon (29 tahun)

Baca juga: Keberanian Adalah Kunci Kesuksesan

***

Jika Anda sukses dalam karier dan berbagai usaha yang Anda lakukan, silahkan hubungi kami melalui :

  • Telepon ke 081 827 8880 (Bpk. Agus), 0853 2727 1999 (Ibu Eny)  atau (0274) 412446 (Office).
  •  Invite PIN BB 2BC328D8/2321942A, WA 081 827 8880. 
  •  Follow Twitter @syaifulmaghsri, FB Syaiful Maghsri.
  • ALAMAT : Gedung Biocentrum, Jalan veteran no. 153 Yogyakarta 55151.

 

BAGIKAN:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact Us On WhatsApp